Gambar diambil dari www.itrademarket.com
Lebaran
sudah mendekati, H-12 ini arus mudik sudah terlihat meningkat. Kala
lebaran konon katanya kondisi di Ibu Kota berubah menjadi sepi lenggang,
tapi bagaimana dengan daerah lainnya. Daerah di sepanjang jalur pantura
tentu saja padat merayap kala mudik lebaran. Lalu bagaimana dengan Kota
Surakarta atau akrab kita panggil dengan Kota Solo itu. Kota berkembang
yang ada di Provinsi Jawa Tengah, sekaligus menjadi barometer kondisi
Jawa Tengah. Saat mudik lebaran menjadi tak heran
jika mendadak kota kecil ini menjadi macet dengan berbagai macam plat
nomor kendaraan luar Solo membludag di jalan-jalan utama kota. Selain
menjadi pilihan liburan mereka adalah orang asli Solo yang tengah pulang
kampung atau hanya sekedar silaturahim dengan keluarga besarnya di
Solo.
Hal
yang tak boleh dilewatkan oleh para pengunjung Kota Solo adalah
kekhasan kulinernya. Salah satunya yang paling khas dan menarik adalah
nasi liwet Solo. Nasi gurih ini biasa dijumpai di warung-warung kuliner
di Kota Solo kala pagi dan malam hari. Kuliner yang satu ini memang
lebih sedap disantap kala pagi atau malam hari. Nasi liwet menjadi
kuliner favorit bagi keluarga Solo. Nasinya yang gurih dan harum membuat
banyak orang ingin dan mudah merindukan masakan Solo yang satu ini.
Bagi
yang sudah pernah menyantap kuliner Nasi Liwet Solo ini, tentunya dapat
merasakan khasanah Jawa nan tradisional dalam penyajian kuliner ini.
Disajikan dalam pincuk atau daun pisang yang dilipat menyerupai kerucut
mampu menghadirkan rasa Jawanya lebih kental. Sayurnya pun sudah pakem
yaitu ada sayur sambal goreng labu siam. Suwiran ayam opor, uritan atau
ati dan ampela ayam, telur kukus dan telur rebus serta ditambah pula
dengan santan kental yang gurih atau biasa disebut sebagai ‘kumut’
menambah nikmat rasa Nasi Liwet.
gambar diambil dari www.food.detik.com
Nasi Liwet legenda di Solo dapat dijumpai di Nasi
Liwet Wongso Lemu di daerah jalan Teuku Umar, Keprabon area Keraton
Mangkunegaran atau mudah ditemui di timur Ngarsopuro. Tapi Anda jangan
heran ketika harus merogoh kantong secara dalam-dalam usai menikmati
Nasi Liwet di Warung Nasi Liwet Bu Wongso Keprabon. Harga nasi liwet di
sini lebih tinggi yaitu Rp 10.000 untuk nasi liwet biasa dan Rp 17.000
untuk nasi liwet komplit dengan ati ampela. Lauk pendamping untuk nasi
liwet pun cukup lengkap di sini ada potongan ayam dengan harga Rp 5.000,
beraneka gorengan dan baceman Rp 1.000.
Selain di Bu Wongso, wisata kuliner nasi Liwet dapat Anda jumpai di daerah
Lojiwetan, Jalan Kapten Mulyadi. Tepatnya di timur bekas banteng atau
timur kantor Telkom, terdapat warung nasi liwet Bu Sarmi. Ada juga di
daerah Purwosari, dekat dengan Statiun Purwosari Jalan Slamet Riyadi
Solo. Warung Nasi Liwet Bu yanti tampil dengan bentuk warung lesehan di
barat kantor PLN Solo cukup menjanjikan rasanya. Berikut adalah lokasi
wisata kuliner Nasi Liwet di Solo:
- Bu Wongso Lemu Jl. Teuku Umar, Keprabon Solo buka dari pukul 18.00–24.00
- Bu Sarmi di Jl. Kapten Mulyadi, Lojiwetan, buka pada pukul 18.00-24.00
- Bu yanti di Jl. Slamet Riyadi, Purwosari buka pada pukul 18.00-24.00
0 komentar:
Posting Komentar