Kolom Aksara

Jangan malas untuk menulis, membaca buku dan membaca situasi di sekitar kita. Budayakan Literasi

5 Mei 2012

Pada Sebuah Nama

Pernah aku ungkapkan, bahwa kamu lain. Mungkin hanya kamu yang datang dengan cerita seperti ini. Jawaban santai selalu muncul dari dalam pikirmu, menunjukkan bahwa laki-laki lebih menggunakan logikanya daripada perasaan. Menunggu waktu berganti, menunggu kau sampaikan “aku tiba”. Pada titik batas waktu, tak ada pesan apapun yang ku terima. Dikotomi maya dan nyata bercampur dalam satu cerita.
Halaman itu masih terjaga menyimpan rapi namamu. Kelak, kau adalah bagian kepingan hidup yang mampu menguatkan langkah ke depan. Perkenalan denganmu membawaku berproses pada pendewasaan langkah-langkah hidup.
Kau adalah sebuah nama, yang kelak akan dibaca oleh orang-orang dalam hidupku. Kau adalah penyemangat demi sebuah benda mati. Sejenak aku tak mempercayaimu, hingga namamu tidak berada pada lembar teristimewa. Kau adalah sebuah nama yang mampu memberikan letupan-letupan kejutan pada langkah masa depan yang ghaib bagi hidupku. Kamu adalah proses yang tak urung menjadi nyata.
Dalam ingatan utopia, aku ingin menghabiskan senja solo bersama sebuah nama. Senja sudah berganti dengan senja yang lain. Nama itu tak jua memperkenalkan diri dihadapanku. Pada sebuah nama yang aku sendiri tak pernah mengenalnya.

Read more »

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

About

Blog Archive

Configure your calendar archive widget - Edit archive widget - Flat List - Newest first - Choose any Month/Year Format