Kolom Aksara

Jangan malas untuk menulis, membaca buku dan membaca situasi di sekitar kita. Budayakan Literasi

26 Sep 2012

Melawan Korupsi Waktu



Oleh: Tiyas Nur Haryani

Korupsi itu ternyata adalah termasuk juga hal-hal kecil di sekitar kita. Korupsi itu ternyata sudah kita jumpai sejak kita kecil. Begitulah film Kita vs Korupsi menggambarkan hal-hal tersebut secara jelas. Film pendek yang terakhir berjudul "Pssttt Jangan Bilang Siapa-Siapa!" Tokoh utama dalam film pendek tersebut mengungkap bahwa ternyata ada praktek korupsi yang dilakukan oleh guru dan teman kelasnya. Membeli buku pada guru kelas agar nantinya mendapatkan nilai yang lebih tinggi merupakan praktek korupsi yang ditampilkan dalam film pendek tersebut sebagai upaya edukasi kepada masyarakat luas agar bagaimanapun juga nilai kejujuran adalah hal terbaik yang mesti dibawa tanpa terikat ruang dan waktu. Demi mendapatkan nilai bagus di kelas, kenapa harus terpaksa membeli buku pada guru dengan harga yang lebih mahal dari yang seharusnya? Demi nilai bagus kenapa murid dan/atau orang tua murid harus memberikan ruang bagi penyelenggara pelayanan pendidikan untuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme? Pendidikan sikap tidak jujur tidaklah pantas diajarkan dalam ruang-ruang pendidikan, hal tersebut untuk menghindari terpatrinya pendidikan korupsi.

Read more »

18 Sep 2012

Drama Tari Matah Ati dan Globalisasi


Gambar: Matah Ati dengan busur panahnya
 Usai Matah Ati selesai, publik masih ramai membicarakannya. Seluk beluk balik panggung, latar belakang para tokoh di belakang layar, hingga persiapan riset sebelum Matah Ati digelar dan sosok Perempuan Mangkunegaran coba dikupas tuntas dalam media. Matah Ati memang nyata spektakuler. Penonton memang banyak yang memuji visual Matah Ati.
Publikasi adalah salah satu kekuatan sebagai iklan dalam memasarkan Matah Ati dan menyebarkan rasa penasaran untuk menyedot publik ramai-ramai mendatangi lokasi pertunjukan Matah Ati yang digelar di Solo 8 – 10 September 2012 di Pamedan Mangkunegaran. Suara Merdeka (12/9) menuliskan bahwa ribuan penonton menjadi saksi panggung Matah Ati. Tidak hanya sebatas dari masyarakat Kota Solo, para artis Ibu Kota juga antusias singgah ke Solo untuk Matah Ati. Bahkan yang telah menonton Matah Ati di  lokasi pementasan Matah Ati di kota lain rela beranjak ke Solo untuk kembali menikmati sajian seni budaya Jawa tersebut. Tak ada yang salah, dengan demikian tradisi dan budaya akan terjaga dikenal oleh masyarakat khususnya kalangan muda. Anak muda dapat kembali akrab mendengar rerasan berbahasa Jawa halus, tembang berbahasa Jawa, tarian khas Jawa yang lemah gemulai dan gamelan Jawa.

Read more »

13 Sep 2012

Menandai Pemutaran Film K vs K: Pendidikan Karakter Melalui Layar





Dewasa ini karakter agent of change bangsa tak urung menunjukkan kondisi yang progresif, kriris moral dan akhlak tengah menjalar pada seluruh lapisan masyarakat. Sangat disayangkan jika generasi masa depan dihadapkan dengan krisis keteladanan. Benang kusut mafia pajak, mafia peradilan, tontotan Angie yang berbohong menjadi konsumsi publik melalui media televisi yang hadir di tiap rumah tangga. Hadirnya media elektronik televisi dan gadget lainnya memang memudahkan kita untuk mengakses informasi. Kehadiran televisi di tiap ruang keluarga mampu mengubah cara edukasi dalam keluarga.

Read more »

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

About

Blog Archive

Configure your calendar archive widget - Edit archive widget - Flat List - Newest first - Choose any Month/Year Format